Pengertian
Tsunami
Tsunami
adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam – macam
gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran
lempeng, atau gunung meletus.
Tanda
tanda akan terjadinya Tsunami
1.
Terdapat getaran kuat yang
dapat dirasakan di sekitar pantai
2.
Setelah getaran mereda, air
laut di pantai surut dengan tiba – tiba
3.
Tsunami akan datang kira –
kira 15 menit setelah gempa
4.
Gelombang pertama datang
tidak terlalu besar
5.
Perhatikanlah tingkah laku
hewan di sekitar pantai
Penyebab
terjadinya Tsunami
Tsunami dapat terjadi jika adanya
gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan
gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90%
tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut.
Gerakan vertikal pada kerak bumi,
dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba – tiba, yang
mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan
terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi
gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami
tergantung pada kedalaman laut dimana gelombang terjadi, dimana kecepatannya
bisa mencapat ratusan kilomener per jam.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi
pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah
subduksi, dimana lempeng samudra menelusup ke bawah lempeng benua.
Gampa yang menyebabkan
tsunami :
A.
Gempa bumi yang berpusat di
tengah laut dan dangkat ( 0 – 30 km)
B.
Gempa bumi dengan kekuatan
sekurang – kurangnya 6,5 skala richter
C.
Gempa bumi dengan pola sesar
naik atau sesar turun
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung
api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami.
Proses
terjadinya Tsunami
Proses terjadinya tsunami daoat
dijelaskan sebagai berikut :
· Gempa bawah laut
merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
· Gelombang balik aor
menerjang dengan kecepatan hingga 800 km/jam.
·
Mendekati pantai, gelombang
melambat namun mendesak keatas.
· Gelombang menghembus ke
daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.
· Secara skematis mekanisme
terjadinya tsunami dapat digambarkan sebagai berikut
Akibat
yang ditimbulkan Tsunami
Berikut
ini berbagai hal yang ditimbulkan akibat tsunami :
Keerusakan Bangunan
Kerusakan bangunan adalah akibat
langsung yang bisa dirasakan ketika terjadi gempa bumi. Kerusakan bangunan bisa
berupa kerusakan rumah, gedung – gedung perkantoran, jalan raya, rel kereta api
dan lain – lain. Seringkali kerusakan ini disertai timbulnya korban jiwa akibat
banyaknya orang – orang yang terperangkap di dalamnya. Kerusakan bangunan
terbagi menjadi tiga kategori, yaitu :
a.
Roboh,
b.
Rusak berat, dan
c.
Rusak sedang atau ringan.
Timbulnya Penyakit
Rusaknya sanitasi akibat gempa
bumi, dapat menyebabkan penyakit menular dengan mudah menyebar. Jenis penyakit
yang biasanya muncul antara lain :
a.
Infeksi,
b.
Campak,
c.
Diare, dan
d.
ISPA.
Munculnya Trauma
Tidak jarang gempa bumi (terutama
kekuatan besar) dapat menimbulkan trauma, terutama pada anak – anak. Setelah
terjadinya gempa bumi, biasanya anak – anak merasakan tekanan psikologis,
seperti :
a.
Perasaan takut terpisah,
b.
Takut pada hewan – hewan
tertentu,
c.
Sulit tidur,
d.
Tidak ada nafsu makan,
e.
Perut merasa mual,
f.
Sering menangis.
Hal tersebut merupakan gejala – gejala trauma pada anak akibat
tsunami.
Upaya
Penanggulangan Tsunami
Langkah –
langkah yang patut dipahami tentang cara penanggulangan tsunami adalah sebagai
berikut :
·
Evakuasi bencana tsunami
dilakukan secara intensif.
·
Pengelolaan pengungsi dilakukan
secara maksimal dan kontinu.
· Tanpa lelah dan putus asa
terus dilakukan pencarian terhadap orang hilang, dan pencarian jenazah.
· Membuka jalur atau lintasan
yang belum tersentuh logistik. Hal ini terjadi di Mentawai yang sulit dijangkau
tim penanganan bencana.
· Memulihkan secepatnya
jaringan komunikasi antar daerah supaya proses evakuasi bisa berjalan lancar.
·
Segera lakukan pembersihan
kota atau daerah yang terkena bencana.
· Alokasikan dana besar
pemerintah untuk penanggulangan bencana.
Mengurangi
Resiko Tsunami
1.
Perlindungan garis pantai
2.
Sistem peringatan
3.
Pendidikan dan pembelajaran
4.
Kemitraan
5.
Pemetaan kawasan rawan dan
tempat evakuasi
6.
Penyiapan posko bencana
7.
Satgas penanganan bencana
Berikut Beberapa Foto setelah terjadinya bencana tsunami
Nama Kelompok :
1. Adila Nuraini Oryza Gunawan (02)
2. Dilla Maharani (10)
3. Geofany Yuda Perkasa (18)
4. Nega Rananti Retmadika (26)
5. Rizky Desi Ramadhani (34)
foto kerja kelompok :
Menghindari Dampak Tsunami
a. Sebelum
terjadinya tsunami
Mengenali apa yang
disebut tsunami
Memastikan struktur dan
letak rumah
Jika tinggal atau
berada di pantai, segera menjauhi pantai
Jika terjadi getaran
atau gempa bumi, segera menjauhi pantai
Selalu sedia alat
komunikasi
b. Saat
terjadi tsunami
Bila berada di dalam
ruangan, segera keluar untuk menyelamatkan diri
Berlari menjauhi pantai
Berlari ke tempat yang
aman atau tempat lebih tinggi
c. Sesudah
terjadi tsunami
Periksa jika ada
keluarga yang hilang ataupun yang terluka
Minta pertolongan jika
ada keluarga yang yang hilang atau terluka
Jangan berjalan di
sekitar daerah tsunami atau pantai, karena kemungkinan terjadi bahaya susulan
Berikut Beberapa Foto setelah terjadinya bencana tsunami
Nama Kelompok :
1. Adila Nuraini Oryza Gunawan (02)
2. Dilla Maharani (10)
3. Geofany Yuda Perkasa (18)
4. Nega Rananti Retmadika (26)
5. Rizky Desi Ramadhani (34)
foto kerja kelompok :














1. tambahkan materi tentang mitigasi Tsunami (tindakan yg seharusnya dilakukan sebelum, pada saat dan sesudah Tsunami)
BalasHapus2. Beri foto kerja kelompok
3. Tambahkan fitur2 pada blog agar penampilan lebih menarik
4. Tambahkan video Tsunami
1. Blog sudah lengkap (tamplete baik, isi bagus, bangun tingkatkan lagi blog kamu agas lebih baik lagi... jangan lupa sering di buka agar bisa memberi tanggapan apa bila ada komentar yang ,masuk).
BalasHapus2. tambahkan pertanyaan umpan balik pada pembaca/ pengunjung blog
3. materi tentang tsunami bisa lebih di perkaya lagi
4. tambah tamplate visitor