Selasa, 01 April 2014

Tsunami ( X MIPA 7)





Pengertian Tsunami


Tsunami adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam – macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus.


Tanda tanda akan terjadinya Tsunami

1.    Terdapat getaran kuat yang dapat dirasakan di sekitar pantai
2.    Setelah getaran mereda, air laut di pantai surut dengan tiba – tiba
3.    Tsunami akan datang kira – kira 15 menit setelah gempa
4.    Gelombang pertama datang tidak terlalu besar
5.    Perhatikanlah tingkah laku hewan di sekitar pantai

Penyebab terjadinya Tsunami

Tsunami dapat terjadi jika adanya gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut.
Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba – tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut dimana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapat ratusan kilomener per jam.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudra menelusup ke bawah lempeng benua.

Gampa yang menyebabkan tsunami :
A.    Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkat ( 0 – 30 km)
B.     Gempa bumi dengan kekuatan sekurang – kurangnya 6,5 skala richter
C.    Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami.

Proses terjadinya Tsunami

Proses terjadinya tsunami daoat dijelaskan sebagai berikut :
·     Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
·         Gelombang balik aor menerjang dengan kecepatan hingga 800 km/jam.
·         Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak keatas.
·      Gelombang menghembus ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.
·   Secara skematis mekanisme terjadinya tsunami dapat digambarkan sebagai berikut


Akibat yang ditimbulkan Tsunami

Berikut ini berbagai hal yang ditimbulkan akibat tsunami :
    
 Keerusakan Bangunan

Kerusakan bangunan adalah akibat langsung yang bisa dirasakan ketika terjadi gempa bumi. Kerusakan bangunan bisa berupa kerusakan rumah, gedung – gedung perkantoran, jalan raya, rel kereta api dan lain – lain. Seringkali kerusakan ini disertai timbulnya korban jiwa akibat banyaknya orang – orang yang terperangkap di dalamnya. Kerusakan bangunan terbagi menjadi tiga kategori, yaitu :
a.    Roboh,
b.   Rusak berat, dan
c.   Rusak sedang atau ringan.

    
  Timbulnya Penyakit

Rusaknya sanitasi akibat gempa bumi, dapat menyebabkan penyakit menular dengan mudah menyebar. Jenis penyakit yang biasanya muncul antara lain :
a.    Infeksi,
b.   Campak,
c.   Diare, dan
d.   ISPA.

     
 Munculnya Trauma

Tidak jarang gempa bumi (terutama kekuatan besar) dapat menimbulkan trauma, terutama pada anak – anak. Setelah terjadinya gempa bumi, biasanya anak – anak merasakan tekanan psikologis, seperti :
a.    Perasaan takut terpisah,
b.   Takut pada hewan – hewan tertentu,
c.   Sulit tidur,
d.   Tidak ada nafsu makan,
e.    Perut merasa mual,
f.    Sering menangis.
Hal tersebut merupakan gejala – gejala trauma pada anak akibat tsunami.


Upaya Penanggulangan Tsunami

Langkah – langkah yang patut dipahami tentang cara penanggulangan tsunami adalah sebagai berikut :
·      Evakuasi bencana tsunami dilakukan secara intensif.
·      Pengelolaan pengungsi dilakukan secara maksimal dan kontinu.
·   Tanpa lelah dan putus asa terus dilakukan pencarian terhadap orang hilang, dan pencarian jenazah.
·   Membuka jalur atau lintasan yang belum tersentuh logistik. Hal ini terjadi di Mentawai yang sulit dijangkau tim penanganan bencana.
· Memulihkan secepatnya jaringan komunikasi antar daerah supaya proses evakuasi bisa berjalan lancar.
·      Segera lakukan pembersihan kota atau daerah yang terkena bencana.
·      Alokasikan dana besar pemerintah untuk penanggulangan bencana.

 


Mengurangi Resiko Tsunami

1.    Perlindungan garis pantai
2.    Sistem peringatan
3.    Pendidikan dan pembelajaran
4.    Kemitraan
5.    Pemetaan kawasan rawan dan tempat evakuasi
6.    Penyiapan posko bencana
7.    Satgas penanganan bencana 




Menghindari Dampak Tsunami

a.  Sebelum terjadinya tsunami
  Mengenali apa yang disebut tsunami
  Memastikan struktur dan letak rumah
  Jika tinggal atau berada di pantai, segera menjauhi pantai
  Jika terjadi getaran atau gempa bumi, segera menjauhi pantai
  Selalu sedia alat komunikasi

b.  Saat terjadi tsunami
  Bila berada di dalam ruangan, segera keluar untuk menyelamatkan diri
  Berlari menjauhi pantai
  Berlari ke tempat yang aman atau tempat lebih tinggi

c.  Sesudah terjadi tsunami
  Periksa jika ada keluarga yang hilang ataupun yang terluka
  Minta pertolongan jika ada keluarga yang yang hilang atau terluka
  Jangan berjalan di sekitar daerah tsunami atau pantai, karena kemungkinan terjadi bahaya susulan




Berikut Beberapa Foto setelah terjadinya bencana tsunami







Nama Kelompok :

1. Adila Nuraini Oryza Gunawan (02)
2. Dilla Maharani (10)
3. Geofany Yuda Perkasa (18)
4. Nega Rananti Retmadika (26)
5. Rizky Desi Ramadhani (34) 

foto kerja kelompok : 









2 komentar:

  1. 1. tambahkan materi tentang mitigasi Tsunami (tindakan yg seharusnya dilakukan sebelum, pada saat dan sesudah Tsunami)
    2. Beri foto kerja kelompok
    3. Tambahkan fitur2 pada blog agar penampilan lebih menarik
    4. Tambahkan video Tsunami

    BalasHapus
  2. 1. Blog sudah lengkap (tamplete baik, isi bagus, bangun tingkatkan lagi blog kamu agas lebih baik lagi... jangan lupa sering di buka agar bisa memberi tanggapan apa bila ada komentar yang ,masuk).
    2. tambahkan pertanyaan umpan balik pada pembaca/ pengunjung blog
    3. materi tentang tsunami bisa lebih di perkaya lagi
    4. tambah tamplate visitor

    BalasHapus